Uniska Sosialisasi Pemilihan dan Penjaringan Bakal Calon Rektor 2021-2025

Banjarmasin, BARITO – Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) membuka tahapan pendaftaran pemilihan Rektor periode 2021-2025.

Wakil Ketua Panitia Pemilihan Rektor Uniska 2021-2025 Dr Murdiansyah Herman, didampingi Sekretaris Dr Husaini, Wakil Sekretaris Dr Didi Susanto,  Kepala Biro Humas Uniska Dr Ahmad Munawar menyampaikan tahapan pemilihan rector 2021-2025 di aula rektorat Uniska Banjarmasin, Senin (22/2/2021).

“Tahapan sosialisasi calon rektor 22 – 28 Pebruari 2021. Ya hari ini sudah tahap sosialiasi pemilihan bakal calon rektor,” ujar Wakil Ketua Panitia Pemilihan Rektor Uniska 2021-2025 Dr Murdiansyah Herman dalam keterangannya, Senin.

Ia menyebutkan,  masa jabatan Rektor Uniska berakhir 29 April 2021, yang secara otomatis harus ada rektor baru yang terpilih. “ Siapa saja yang berminat mendaftar calon Rektor Uniska dipersilahkan di sekretariat panitia pemilihan,” tambah Dekan FISIP Uniska ini.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Uniska Dr Ahmad Munawar mengungkapkan, pihaknya bertanggung jawab atas publikasi baik tahapan dan syarat pemilihan rektor. “Jadi terbuka secara umum pemilihan Rektor Uniska 2021-2025,” tandas dosen Fakultas Hukum Uniska ini.

Ia berharap, calon rektor yang mendaftar memenuhi kriteria dan persyaratan seperti jabatan fungsional Lektor Kepala, gelar Doktor (S-3), dan berbadan sehat serta bebas Covid-19 dari instansi kesehatan.

Murdiansyah pun menyebutkan, 1-9 Maret pendaftaran bakal calon rector, kemudian 11 Maret dilakukan pemeriksaan dan verifikasi persyaratan. “Ya, 13 Maret pengumuman hasil verifikasi dokumen dan bakal calon rektor,” tuturnya.

Lalu, sambungnya, 14 Maret penetapan calon rektor, dan 1 April penyampaian program rencana aksi calon rector secara terbuka dengan mengundang LLDIKTI, Paman Birin (Dewan Penyantun), Guru Besar dari UIN Antasari Prof Dr H Hafidz Anshari, dan lainnya.

“5 April  agenda Rapat Senat Uniska untuk pemilihan rektor,” tambah Sekretaris Panitia Pemilihan Dr Husaini.

Tak tertinggal pula, ucap Dr Husaini, 6 April penyambaian berita acara hasil pemilihan rektor kepada yayasan, untuk ditetapkan pada 10 April oleh Yayasan Uniska. “Insya Allah dipastikan 29 April pelantikan Rektor Baru Uniska periode 2021-2025,” kata Murdiansyah.

Sementara itu Wakil Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor Dr Didi Susanto mengakui, kampus Uniska milik masyarakat dan sudah berusia 42 tahun, sebab itu proses demokrasi dalam pemilihan rektor sangat terbuka  untuk pembelajaran.  “Jadi tidak ditutupi dalam pemilihan rektor dan pilihlah rektor yang terbaik secara terbuka,” katanya.

Apalagi, sela Dr Munawar, Uniska sudah tercatat sebagai kampus besar dan ternama sehingga menjadi keharusan untuk bersama-sama menjalankan mekanisme demokrasi pemilihan rektor Uniska.

“Melibatkan masyarakat, civitas akademika dan semua unsur, di antaranyaTri Darma Perguruan Tinggi. Rektor yang terpilih pun visioner yang berimbas terhadap kepercayaan masyarakat, khususnya Kalsel,” tambah Didi Susanto.

Kini tercatat mahasiswa Uniska lebih dari 17 ribu, dengan dosen bergelar doctor (S-3) sebanyak 63 orang. Sedang doktor berstatus Lektor Kepala sebanyak 14 orang, dan 1 orang bergelar profesor (guru besar). Dan kans untuk menjadi rektor baru 15 orang (14 doktor dan 1 profesor), dengan 25 orang jumlah anggota senat.  “1 calon rektor minilai harus mendapatkan dukungan 5 orang anggota senat. Calon rektor yang berstatus PNS/ASN harus mendapatkan rekomendasi dari LLDIKTI, ” imbuh Murdiansyah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *