Potensi dan Peluang Peternakan Jangkrik di Era New Normal Pandemi Covid 19

Siti Dharmawati, S.Pt.,MP

Peternakan jangkrik merupakan salah satu jenis peternakan lokal yang layak untuk dikembangkan dan memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan dan ekonomi masyarakat.  Selain potensi  ekonomi,   secara biologi jangkrik  layak untuk dikembangkan karena tidak memerlukan lahan pemeliharaan yang luas pertumbuhan yang cepat dan reproduksi yang tinggi.  Secara nutrisi jangkrik merupakan salah satu sumber protein hewani.bagi ternak lain dengan kandungan protein antara 55-61%

Ada tiga produk  produk jangkrik yang dapat laku di pasar, yaitu telur, clondo, dan induk. Telur dan induk memiliki   sasaran   pasar   peternak   jangkrik,   sedangkan   clondo   dijual   kepada penggemar burung berkicau atau ikan arwana. Burung  berkicau yang diberi makanan jangkrik akan memiliki kicauan yang bagus dan prima sehingga nilai jualnya naik atau dapat diikutsertakan dalam lomba burung. Jangkrik sebagai makanan ikan arwana, dapat menjadikan warna tubuh ikan lebih cemerlang.

Untuk mengembangkan peternakan ada beberapa faktor-faktor yang perlu diperhatikan yaitu Faktor eksternak dan factor internal . Faktor eksternal yang diperlukan adalah  (1) bahan  baku tersedia kontinyu;  (2)  teknologi  tepat  guna (teknik budidaya);  (3) keahlian   atau keterampilan peternak;   (4)   pemasasaran    Ke empat factor tersebut saling berkaitan satu sama lain untuk menunjang keberhasilan peternakan  jangkrik.  Faktor internal antara lain semangat untuk belajar, kemauan dan ketekunan dari peternak itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *