Banjarmasin, BARITO
50 dosen dan 10 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, ikut dalam pekan ilmiah mahasiswa dan dosen yang digelar Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjari (MAAB), Senin (16/7) di Banjarmasin.

Acara yang merupakan rangkaian hari jadi ke 37 Uniska ini, selain Kalsel, turut hadir para akademisi di Indonesia, antara lain Uninus Bandung, Ipraja, Universitas Pakuan, UNESS, STKIP PGRI Jawa Timur.

Rektor Uniska, Abdul Malik mengatakan, pekan ilmiah ini merupakan kegiatan yang mampu menghasilkan karya ilmiah berarti dalam referensi dunia pendidikan kedepan.

Seperti yang tertuang dalam
Tri Dharma Perguruan tinggi ujarnya, penelitian dan pengembangan menjadi poin utama kedua setelah pendidikan dan pengajaran. Baru setelahnya, pengabdian kepada masyarakat.

“Yang paling punya imtek tinggi pada Dosen ialah Penelitian. Sebab ini kemudian akan dipublikasi dalam bentuk jurnal. Nah Jurnal ini akan menjadi referensi bagi mahasiswa,” katanya setelah membuka acara.

Abdul Malik melanjutkan, lembaga penelitian pihaknya sekarang ini sudah madya, dalam artian penelitian Uniska mendapat anggaran plafon dari pemerintah sebesar RP2 miliar belum lagi dari APBD.

“Tahun lalu anggaran tersebut hanya bisa kami serap sekitar Rp1,3 miliar. Kami berharap tahun ini bisa menyerap semuanya. Sehingga akan bisa menghasilkan publikasi yang lebih bagus, dan kami juga berharap jurnal kami bisa tembus ke kancah internasional,” katanya.

Ketua Yayasan Uniska, Ir Irhamni, menyambut baik adanya pekan ilmiah tersebut, baginya pekan ilmiah diharapkan bisa lebih memantapkan nafas Uniska. Selain itu, dari karya ilmiah diharapkan bisa mewujudkan lagi nilai-nilai pengabdian Tri Dharma Perguruan
tinggi

“Dari ini akan bisa memberikan nilai tambah Uniska. Dan juga bisa menyesuaikan visi misi Gubernur yaknk memberantas Kebodohan, kemiskinan. Itu yang diharapkan,”katanya.

Selain itu, ia menambahkan, Uniska kedepan tidak hanya memiliki gedung bagus, namun itu semua harus diimbagi dengan tri dharma tersebut. Sehinga Uniska tidak berkesan baik diluar saja.

“jangam sampai Uniska bagus diluar saja, namun tri dharma perguruan tinggi seoring berjalan,” bebernya.

Ketua pelaksana Pekan Ilmiah uniska, Rahmad Nopliardi menambahkan, tujuan pelaksanaan ‘pekan ilmiah untuk dosen dan mahasiswa ini demi memantapkan tri dharma perguruan tinggi dan menciptakan atmosfer akademik, karena selama ini kegiatan akademik hanya bersifat rutinitas.

Baginya, seorang dosen itu harus memiliki masa depan untuk mahasiswanya, sebab apa yang disampaikan kepada mahasiswa haruslah ilmiah yang ‘up to date’ atau yang baru, sesuai dengan zaman sekarang. Bila tidak akan jauh tertinggal.

“Melalui pekan ilmiah ini dapat menyalurkan apa saja penelitian yang baru. Sehingga tri dharma perguruan tinggi berjalan dengan baik. Bila tidak ada karya ilmiah, nanti timbul pertanyaan, mengapa,” ucapnya.

Disebutkan, pelaksanaan pekan ilmiah ini merupakan kali pertama. Nantinya, acara akan digelar rutin tiap tahun.

 

Sumber : https://www.baritopost.co.id/puluhan-dosen-dan-mahasiswa-di-indonesia-ikut-pekan-ilmiah-uniska/

Leave a Comment