KETERANGAN STATUS MAHASISWA

AKTIF

Mahasiswa Aktif adalah mahasiswa yang terdaftar pada semester tertentu setelah melakukan pembayaran SPP minimal angsuran bulan 1 (pertama) setiap semesternya dan mengambil kartu rencana studi (KRS) melalui sistem informasi akademik daring (SIA Uniska) sehingga berhak mengikuti kegiatan akademik serta mendapatkan layanan administratif dan akademik.

NON AKTIF

Mahasiswa Non-Aktif adalah mahasiswa yang tidak terdaftar pada semester tertentu tanpa izin Rektor. Mahasiswa Non-Aktif dibebaskan dari uang SPP akan tetapi masa Non Aktif diperhitungkan sebagai masa studi mahasiswa. Mahasiswa yang tidak mengambil kartu rencana studi (KRS) melalui sistem informasi akademik daring (SIA Uniska) pada semester tertentu akan otomatis menjadi Mahasiswa Non-Aktif. Mahasiswa Non Aktif tidak berhak mengikuti kegiatan akademik.

CUTI AKADEMIK

Mahasiswa Cuti Akademik adalah mahasiswa yang terdaftar pada semester tertentu atas izin Rektor. Mahasiswa yang mengambil Cuti Akademik dibebaskan dari uang SPP. Mahasiswa Cuti Akademik hanya diperbolehkan bagi mahasiswa yang telah aktif menempuh 1 (satu) semester pada tahun pertama. Masa Cuti Akademik tidak diperhitungkan sebagai masa studi mahasiswa. Cuti Akademik diberikan per semester dan lamanya maksimum 2 (dua) semester berturut-turut dan maksimal sebanyak 4 (empat) kali pada masa studi mahasiswa. Mahasiswa Cuti Akademik tidak berhak mengikuti kegiatan akademik. Permohonan Cuti Akademik diajukan sesuai dengan jadwal yang ada dalam Kalender Akademik dan dilakukan dengan mengisi formulir yang tersedia di Biro Akademik yang ditandatangani oleh Dekan dan Penasehat Akademik dengan dilampiri slip bukti pembayaran administrasi Cuti Akademik warna hijau dari loket keuangan kampus. Mahasiswa yang cuti akademik akan diberikan Surat Penetapan Cuti Akademik. Perpanjangan Cuti Akademik dilakukan dengan mengajukan permohonan perpanjangan Cuti Akademik melalui Biro Akademik dengan menyertakan kembali Surat Penetapan Cuti Akademik yang asli yang ditandatangani oleh Wakil Rektor I. Mahasiswa yang ingin aktif kembali setelah Cuti Akademik dengan cara membayar SPP minimal angsuran bulan 1 (pertama) pada semester berjalan sesuai jadwal yang tercantum dalam kalender akademik.

SKORSING

Mahasiswa Skorsing adalah mahasiswa melanggar peraturan disiplin mahasiswa sehingga dijatuhi sanksi untuk tidak berhak mengikuti kegiatan akademik dalam jangka waktu tertentu. Mahasiswa yang menjalani masa skorsing kehilangan hak-haknya sebagai mahasiswa dan masa skorsing dihitung sebagai masa studi.

KELUAR

Yang disebut dengan Mahasiswa Keluar adalah sebagai berikut:

  1. Mahasiswa Non-Aktif dan/atau Mahasiswa Cuti selama 3 (tiga) semester berturut-turut;
  2. Mahasiswa Non-Aktif dan/atau Mahasiswa Cuti sebanyak 4 (empat) semester pada masa studi mahasiswa tersebut.

Proses perubahan status Mahasiswa Keluar dilakukan oleh sistem secara otomatis jika salah satu atau kedua syarat di atas terpenuhi.

PINDAH

Mahasiswa Pindah adalah mahasiswa yang menyatakan pindah dengan mengajukan permohonan kepada Rektor melalui Fakultas dan Biro Akademik dengan mengisi formulir pindah yang telah disetujui oleh Dekan yang dilampiri KTM asli dan bukti pembayaran terakhir.

MENGUNDURKAN DIRI

Yang disebut dengan Mahasiswa Mengundurkan Diri adalah sebagai berikut:

  1. Mahasiswa yang mengundurkan diri dengan mengajukan permohonan kepada Rektor melalui Fakultas dan Biro Akademik dengan mengisi formulir permohonan penunduran diri yang telah disetujui oleh Dekan yang dilampiri KTM asli dan bukti pembayaran terakhir;
  2. Mahasiswa Baru yang telah melakukan Registrasi dan pembayaran minimal angsuran bulan 1 (pertama) tetapi tidak mengambil kartu rencana studi (KRS) melalui sistem informasi akademik daring (SIA Online).

MENINGGAL DUNIA

Mahasiswa Meninggal dunia adalah orang tua atau wali mahasiswa sebagai perwakilan mahasiswa yang meninggal dunia menyampaikan pemberitahuan kepada Dekan yang kemudian dilaporkan kepada Rektor melalui Biro Akademik.

LULUS

Seorang mahasiswa dinyatakan lulus program apabila telah menyelesaikan minimal SKS sesuai dengan kurikulum masing-masing Program Studi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2.00 dan menyelesaikan Tugas Akhir dan/atau Skripsi untuk program S1 dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 dan Tesis untuk program S2 dan telah mempublikasikan karya ilmiah. Setelah melakukan Evaluasi Akhir Studi, Ketua Program Studi melaporkan kepada Dekan mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan untuk lulus untuk diajukan pengesahan kelulusannya kepada Rektor. Rektor menerbitkan ijazah bagi mahasiswa yang telah dinyatakan lulus. Seorang mahasiswa dinyatakan lulus berhak memakai gelar sarjana untuk Program S1 dan gelar master untuk Program S2.